Sedikitnya
ribuan penyandan cacat di Kabupaten Kendal belum tersentuh bantuan dari
pemerintah. Baru 500 orang penyandang berbagai jenis kecacatan dari
dua puluh kecamatan di Kabupaten Kendal yang menerima bantuan berupa
alat bantu dan pembinaan dari Dinas Sosial Provinsi Jateng melalui tim
UPSK ( Unit Pelayanan Sosial Keliling ).Jumlah ini masih sedikit dibandingkan jumlah penyandang cacat yang ada, data Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah penyandang cacat di Jawa Tengah mencapai 239.859 jiwa, sedangkan penyandang tuna
sebanyak 78.020 orang.
Bupati Kendal, dr. Widya Kandi Susanti, MM memberikan penghargaan yang tinggi atas kepedulian tim UPSK Jateng dengan kerja yang luar biasa untuk mengentaskan para penyandang cacat dari ketergantungan agar hidup mandiri dan sejahtera.
“Saya berharap agar para penyandang cacat yang belum menerima bantuan sebanyak 5.500 orang pada gilirannya juga akan menerima bantuan serupa,” katanya saat memberikan bantuan kepada penyandang cacat, Selasa (25/09).
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jateng, Drs. Budi Wibowo mengatakan, kalau sebelumnya kaum difabel diberi bantuan karena adanya unsur belas kasihan, sekarang pemerintah telah membuat pola penanganan pemberdayaan orang cacat untuk mandiri.
Menurutnya, penyandang cacat dan tuna termasuk penyandang masalah sosial yang perlu penanganan serius agar mampu hidup sejahtera. “Jumlah penyandang cacat di Jawa Tengah mencapai 239.859 jiwa, sedangkan penyandang tuna sebanyak 78.020 orang,” katanya.
Diterangkan, Dinsos Jateng untuk tahun 2012 dengan anggaran dari APBN dan APBD Provinsi menyalurkan bantuan untuk kaum difabel dan tuna di 10 kabupaten di Jateng. Untuk Kabupaten Kendal, bantuan yang diberikan berasal dari dana APBN. (03)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar