Musim
kemarau yang berkepanjangan membuat sejumlah bendung maupun embung
mengering.Akibatnya petani tidak bisa bercocok tanam, karena tidak ada
pasokan air dari bendung ataupun saluran irigasi.Keringnya sejumlah bendung dan embung dimanfaatkan warga untuk bermain sepak bola. Seperti di Desa Triharjo Kecamatan Gemuh, embung di desa ini ‘disulap’ menjadi lapangan.
Namun disalah satu sisi, keringnya embung ini dirasakan petani sebagai bencana. Selain sulit mendapatkan air, petani tidak bisa bercocok tanam sehingga banyak
yang menganggur.
Setidaknya sudah tiga bulan terakhir, embung dan bendungan di sejumlah daerah mengering. Menurut Wisman petani setempat berharap pemerintah bisa memperbaikai embung yang rusak dan membuatkan embung lagi. “Kalau ada embung baru dan kondisinya baik, bisa menjadi cadangan petani saat musim kemarau untuk memperoleh air,” katanya. (13)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar